LAMPUNG INSIGHT – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut positif pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) dan berharap perubahan tersebut dapat memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia, termasuk di Provinsi Lampung.
Dukungan itu disampaikan menyusul keputusan Presiden RI Prabowo Subianto yang menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru, menggantikan Dadan Hindayana.
Informasi pergantian pimpinan BGN tersebut diumumkan secara resmi melalui keterangan pers Istana yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari.
Harapkan Program MBG Lebih Efektif dan Tepat Sasaran
Rahmat Mirzani Djausal berharap kepemimpinan baru di BGN mampu menghadirkan penguatan tata kelola serta meningkatkan efektivitas Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan program yang berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi penerima manfaat.
“Masyarakat membutuhkan program yang berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata. Kami berharap berbagai kendala yang selama ini terjadi dapat segera dibenahi sehingga tujuan besar MBG untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia dapat tercapai dengan lebih baik,” ujar Mirza.
Ia menilai berbagai tantangan yang muncul selama pelaksanaan program perlu menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan kebijakan ke depan.
Nanik S. Deyang Dinilai Paham Program MBG
Sebelum dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang telah menjabat sebagai Wakil Kepala BGN sejak September 2025.
Selama menjabat, Nanik diketahui aktif terlibat dalam penguatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah.
Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting untuk melanjutkan sekaligus memperkuat implementasi program pemenuhan gizi masyarakat yang saat ini menjadi perhatian pemerintah.
Pentingnya Sinergi Pusat dan Daerah
Gubernur Lampung menegaskan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, tetapi juga memerlukan koordinasi yang kuat dengan pemerintah daerah.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara seluruh pemangku kepentingan akan membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di lapangan.
Baca Juga: 92 Dapur MBG di Bandar Lampung Sudah Kantongi Sertifikat Higiene Sanitasi
Ia menilai sinergi yang semakin erat akan mempercepat penyempurnaan pelaksanaan program sekaligus memastikan bantuan dapat diterima masyarakat secara optimal.
“Pemerintah Provinsi Lampung akan terus memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” katanya.
Pemprov Lampung Siap Dukung Perbaikan Program
Rahmat Mirzani Djausal juga menekankan bahwa berbagai aspirasi masyarakat, masukan dari daerah, serta hasil evaluasi selama pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis perlu menjadi perhatian dalam proses perbaikan tata kelola program.
Menurutnya, tujuan utama dari seluruh program pemerintah adalah memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Baca Juga: Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Pringsewu–Kalirejo Rp23,9 Miliar
Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung siap mendukung berbagai langkah perbaikan yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional di bawah kepemimpinan yang baru.
“Pada akhirnya, yang menjadi tujuan utama adalah memastikan program-program pemerintah dapat berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Kami siap bersinergi dan mendukung berbagai langkah perbaikan yang dilakukan demi keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis,” tutup Gubernur.
Dengan pergantian kepemimpinan di BGN, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan semakin baik, menjangkau lebih banyak penerima manfaat, serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan generasi muda Indonesia.







