Wisata  

Lembah Suhita Bandar Lampung, Wisata Edukasi Panen Madu di Bekas Tambang Batu

Lembah Suhita Bandar Lampung, Wisata Edukasi Panen Madu di Bekas Tambang Batu
Lembah Suhita Bandar Lampung, Wisata Edukasi Panen Madu di Bekas Tambang Batu | Foto: Instagram/rahayu_cahya

LAMPUNGINSIGHT.NET – Menikmati udara sejuk pegunungan sambil belajar memanen madu langsung dari sarangnya kini bisa dilakukan di Kota Bandar Lampung. Destinasi unik tersebut hadir melalui Lembah Suhita yang berlokasi di Jalan Batin Mangku Negara, Batu Putuk, Kecamatan Teluk Betung Utara.

Mengusung konsep perpaduan konservasi alam dan eduwisata, Lembah Suhita menawarkan pengalaman berbeda bagi pengunjung yang ingin berinteraksi langsung dengan alam sekaligus mengenal dunia budidaya lebah madu.

Dari Bekas Tambang Menjadi Destinasi Wisata Alam

Siapa sangka kawasan seluas sekitar satu hektare yang kini dipenuhi pepohonan hijau tersebut dulunya merupakan bekas tambang batu.

Transformasi kawasan ini dimulai pada 2016 oleh Suyadi, sosok di balik merek madu lokal Suhita yang cukup dikenal di Lampung.

Pengelola Lembah Suhita, Rizkia Meutia Putri, menjelaskan proses pemulihan lahan dilakukan secara bertahap melalui penanaman berbagai jenis vegetasi serta pengelolaan sistem pengairan yang memanfaatkan sumber mata air alami.

“Owner memang memiliki keahlian budidaya lebah dan sempat mendalami bidang tersebut selama dua tahun di Australia. Kini ekosistem di sini sudah terbentuk dan mendukung pengembangbiakan lebah madu,” ujarnya.

Lembah Suhita di Batu Putuk, Bandar Lampung
Lembah Suhita di Batu Putuk, Bandar Lampung | Foto:Instagram/lembah_suhita

Masuk Gratis, Cukup Belanja Rp25 Ribu

Salah satu hal yang menarik dari Lembah Suhita adalah tidak adanya tiket masuk maupun biaya parkir.

Sebagai gantinya, pengunjung hanya diwajibkan melakukan pembelian produk dengan minimal transaksi Rp25 ribu per orang. Produk yang dapat dibeli meliputi madu, makanan, maupun minuman yang tersedia di lokasi.

Baca Juga: Backyard Milkbar Bandar Lampung, Cafe Cozy dengan Menu Kopi dan Dessert Favorit

Dengan nominal tersebut, pengunjung sudah dapat menikmati berbagai fasilitas wisata yang tersedia.

Mulai dari area barefoot grounding atau jalur berjalan tanpa alas kaki, bermain di aliran sungai yang jernih, hingga berpiknik bersama keluarga di tengah suasana alam yang asri.

Menariknya, pengunjung juga diperbolehkan membawa bekal makanan dari luar untuk dinikmati di area wisata.

Selain itu, tersedia fasilitas pendukung seperti gazebo, musala, dan toilet yang membuat aktivitas wisata menjadi lebih nyaman.

Belajar Panen Madu Langsung dari Sarangnya

Sebagai destinasi eduwisata, Lembah Suhita menjadi tujuan favorit bagi pelajar, komunitas, hingga instansi yang ingin mendapatkan pengalaman belajar di alam terbuka.

Pengunjung dapat mengikuti berbagai aktivitas edukatif yang dipandu langsung oleh edukator Lembah Suhita, Ahmad Izzuddin Ar Rofi.

Dalam kegiatan tersebut, pengunjung akan dikenalkan pada berbagai jenis lebah, termasuk perbedaan antara lebah Apis yang memiliki sengat dan lebah Trigona yang tidak bersengat.

“Pengunjung bisa melihat langsung proses panen madu dari rumah lebah. Ada sensasi pengalaman yang berbeda saat melihat madu keluar langsung dari sarangnya,” kata Izzu.

Lembah Suhita di Batu Putuk, Bandar Lampung
Lembah Suhita di Batu Putuk, Bandar Lampung| Foto:instagram/lembah_suhita

Tersedia Paket Wisata dan Terapi Lebah

Lembah Suhita juga menyediakan sejumlah paket wisata edukatif yang dapat dipilih sesuai minat pengunjung.

Beberapa di antaranya meliputi:

  • Harvesting Honeycomb: Rp250 ribu–Rp300 ribu per grup
  • Beekeeping Experience: Rp35 ribu–Rp40 ribu per orang
  • Apitherapy (Terapi Sengat Lebah): Rp50 ribu per orang
  • Camping Ground: Rp25 ribu per malam

Paket-paket tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman langsung mengenai dunia perlebahan sekaligus memperkenalkan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

Produksi Madu Bersertifikasi Nasional

Selain menjadi tempat wisata, Lembah Suhita juga merupakan pusat produksi madu berkualitas tinggi.

Produk Madu Suhita tercatat sebagai salah satu produk madu pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV).

Baca Juga: Stoa Coffee and Books, Tempat Nongkrong Baru di Bandar Lampung dengan Konsep Buku dan Musik

Produksi madunya mencapai 1 hingga 2 ton setiap bulan dengan menggunakan teknik penurunan kadar air suhu rendah sekitar 16 derajat Celsius untuk menjaga kandungan nutrisi tetap optimal.

Teknik tersebut membuat kualitas madu tetap terjaga tanpa merusak kandungan alami yang terdapat di dalamnya.

Lokasi Lembah Suhita dan Jam Operasional

Lembah Suhita buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB, dengan penyesuaian jadwal pada periode tertentu seperti Ramadan.

Selain membeli langsung di lokasi wisata, pengunjung juga dapat memperoleh produk madu melalui Calliandra Gallery yang berada di kawasan wisata tersebut maupun melalui pemesanan daring.

Bagi warga Bandar Lampung dan sekitarnya yang ingin mencari destinasi wisata keluarga dengan konsep edukatif, alam terbuka, dan pengalaman memanen madu langsung dari sarangnya, Lembah Suhita bisa menjadi pilihan menarik untuk dikunjungi saat akhir pekan.