Indeks Ketimpangan Gender Lampung 2025 Turun Jadi 0,375, Kesetaraan Gender Dinilai Membaik

BPS mencatat Indeks Ketimpangan Gender Lampung 2025 turun menjadi 0,375. Penurunan menunjukkan kesetaraan gender di Lampung terus membaik.
Haka

Grafik Indeks Ketimpangan Gender atau IKG Provinsi Lampung tahun 2025 berdasarkan data BPS Lampung.

Lampung Insight
 - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat Indeks Ketimpangan Gender (IKG) Lampung tahun 2025 berada di angka 0,375. Angka tersebut turun 0,024 poin dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 0,399.

Penurunan indeks tersebut menunjukkan kondisi kesetaraan gender di Provinsi Lampung terus mengalami perbaikan dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data BPS, tren penurunan IKG di Lampung sudah berlangsung secara konsisten sejak 2019. Selama tujuh tahun terakhir, IKG Lampung tercatat turun total 0,129 poin dengan rata-rata penurunan sekitar 0,018 poin per tahun.

Baca Juga: Lampung Masuk 10 Besar Provinsi dengan Kasus KBGO Terbanyak Awal 2026

IKG sendiri merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur ketimpangan antara laki-laki dan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari kesehatan reproduksi, pemberdayaan, hingga partisipasi di dunia kerja. Semakin rendah nilai IKG, maka semakin baik tingkat kesetaraan gender di suatu wilayah.

Perbaikan Dipengaruhi Kesehatan Reproduksi dan Dunia Kerja

BPS menyebut penurunan IKG Lampung 2025 dipengaruhi perbaikan pada dimensi kesehatan reproduksi dan pasar tenaga kerja. Pada dimensi kesehatan reproduksi, proporsi perempuan usia 15–49 tahun yang melahirkan di luar fasilitas kesehatan mengalami penurunan dari 0,057 pada 2024 menjadi 0,037 pada 2025.

Selain itu, angka perempuan yang melahirkan pertama kali di usia kurang dari 20 tahun juga turun dari 0,237 menjadi 0,232. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan risiko kesehatan reproduksi perempuan di Lampung mulai menurun.

Baca Juga: Daftar Lengkap UMK Lampung 2026, Bandar Lampung Tertinggi

Sementara pada sektor ketenagakerjaan, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) laki-laki meningkat menjadi 86,40 persen pada 2025 dari sebelumnya 85,61 persen pada 2024. Di sisi lain, TPAK perempuan sedikit menurun dari 54,58 persen menjadi 53,85 persen.

Keterwakilan Perempuan di Legislatif Masih Rendah

Meski indeks ketimpangan gender Lampung mengalami penurunan, keterwakilan perempuan di legislatif masih menjadi perhatian.

Persentase anggota legislatif perempuan di Lampung pada 2025 tercatat hanya 15,29 persen, turun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 17,65 persen. Sementara anggota legislatif laki-laki mencapai 84,71 persen.

Pada sektor pendidikan, persentase perempuan usia 25 tahun ke atas dengan pendidikan minimal SMA mengalami peningkatan menjadi 32,33 persen. Sedangkan laki-laki dengan pendidikan SMA ke atas tercatat sebesar 36,58 persen.

Kota Metro Miliki IKG Terendah di Lampung

Secara wilayah, sebagian besar kabupaten dan kota di Lampung mengalami perbaikan ketimpangan gender pada 2025.

Sebanyak 11 dari 15 kabupaten/kota tercatat mengalami penurunan angka IKG. Namun empat daerah justru mengalami kenaikan, yakni Lampung Timur, Pringsewu, Mesuji, dan Kota Bandarlampung.

Kabupaten Mesuji menjadi daerah dengan IKG tertinggi di Lampung pada 2025 sebesar 0,476, disusul Pesisir Barat sebesar 0,457.

Baca Juga: Lampung Masuk Daftar Provinsi dengan Rasio Dokter Terendah di Indonesia Tahun 2026

Sementara Kota Metro mencatat IKG terendah yakni 0,144 yang menunjukkan tingkat kesetaraan gender lebih baik dibanding daerah lain di Lampung.

BPS menilai masih terdapat disparitas gender antarwilayah di Provinsi Lampung sehingga upaya peningkatan kesetaraan gender tetap perlu diperkuat di berbagai sektor.

Posting Komentar