
Lampung Insight - Institut Teknologi Sumatera atau Itera berhasil masuk dalam daftar perguruan tinggi dengan permohonan paten sederhana terbanyak di Indonesia tahun 2025.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum, Itera menempati posisi keempat nasional dengan total 106 permohonan paten sederhana.
Capaian tersebut menempatkan Itera sejajar dengan sejumlah perguruan tinggi besar di Indonesia dalam pengembangan inovasi dan riset.
Baca Juga: Pemprov Lampung Tegaskan SPMB 2026/2027 Bersih dari Titip-Menitip Siswa
Posisi pertama ditempati Universitas Diponegoro dengan 134 permohonan paten sederhana, disusul Universitas Brawijaya sebanyak 118 permohonan dan Universitas Sumatera Utara dengan 116 permohonan.
Sementara di bawah Itera terdapat Institut Pertanian Bogor dengan 101 permohonan dan Universitas Andalas sebanyak 93 permohonan.
Bukti Perkembangan Riset dan Inovasi di Lampung
Masuknya Itera dalam lima besar nasional dinilai menjadi indikator berkembangnya budaya riset dan inovasi di Provinsi Lampung.Paten sederhana sendiri merupakan bentuk perlindungan hukum terhadap inovasi teknologi sederhana yang memiliki nilai guna bagi masyarakat maupun industri.
Baca Juga: Perbaikan Jalan Pattimura Metro Dimulai, Pemprov Lampung Targetkan Konektivitas Meningkat
Tingginya jumlah pengajuan paten menunjukkan aktivitas penelitian dan pengembangan teknologi di lingkungan kampus semakin aktif.
Selain itu, capaian tersebut juga memperlihatkan kontribusi perguruan tinggi dalam menciptakan inovasi yang dapat dimanfaatkan secara luas.
Daftar 10 Kampus dengan Permohonan Paten Sederhana Terbanyak 2025
Berikut daftar perguruan tinggi dengan permohonan paten sederhana terbanyak tahun 2025 berdasarkan data DJKI:- Universitas Diponegoro — 134
- Universitas Brawijaya — 118
- Universitas Sumatera Utara — 116
- Institut Teknologi Sumatera (Itera) — 106
- Institut Pertanian Bogor — 101
- Universitas Andalas — 93
- Universitas Negeri Malang — 84
- Universitas Sebelas Maret — 80
- Politeknik Negeri Banjarmasin — 70
- Universitas Gadjah Mada — 65