
Angka Pengangguran di Lampung Turun pada Februari 2026, Apakah Jumlah Pekerja Meningkat?
Kondisi ketenagakerjaan di Provinsi Lampung pada awal tahun 2026 menunjukkan perkembangan yang positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat adanya peningkatan jumlah penduduk yang bekerja sekaligus penurunan angka pengangguran dibanding periode sebelumnya.Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmad Riswan Nasution, menyampaikan bahwa jumlah penduduk bekerja pada Februari 2026 bertambah sekitar 34,53 ribu orang.
Sementara itu, tingkat pengangguran juga mengalami penurunan sebesar 2,17 persen dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berada di angka 3,95 persen atau sekitar 202,32 ribu orang.
“Secara umum, terjadi penambahan jumlah penduduk bekerja serta penurunan pengangguran,” ujar Ahmad Riswan Nasution.
Partisipasi Perempuan dalam Dunia Kerja Meningkat
Selain penurunan pengangguran secara umum, BPS juga mencatat adanya peningkatan partisipasi perempuan dalam dunia kerja di Lampung.Hal tersebut terlihat dari menurunnya tingkat pengangguran perempuan dari 5,07 persen menjadi 4,79 persen pada Februari 2026.
Baca Juga: Pemprov Lampung Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Bencana di Tapanuli Selatan
Kondisi ini menunjukkan semakin terbukanya peluang kerja bagi perempuan di berbagai sektor pekerjaan di Lampung.
Peningkatan ini menjadi indikator membaiknya kualitas ketenagakerjaan karena pekerjaan formal umumnya memiliki sistem kerja yang lebih stabil dan terstruktur.
Kondisi ini menunjukkan semakin terbukanya peluang kerja bagi perempuan di berbagai sektor pekerjaan di Lampung.
Jumlah Pekerja Formal Bertambah
Perkembangan positif juga terlihat pada sektor pekerjaan formal. Jumlah pekerja formal di Lampung meningkat dari sekitar 1,43 juta orang menjadi 1,52 juta orang.Peningkatan ini menjadi indikator membaiknya kualitas ketenagakerjaan karena pekerjaan formal umumnya memiliki sistem kerja yang lebih stabil dan terstruktur.
Baca Juga: Ekspor Tapioka Lampung Tembus Pasar Global, Ribuan Ton Dikirim ke China pada 2026
Selain itu, proporsi pekerja penuh atau mereka yang bekerja lebih dari 35 jam per minggu juga mengalami peningkatan.
Di sisi lain, jumlah setengah pengangguran dilaporkan mengalami penurunan.
Selain itu, proporsi pekerja penuh atau mereka yang bekerja lebih dari 35 jam per minggu juga mengalami peningkatan.
Di sisi lain, jumlah setengah pengangguran dilaporkan mengalami penurunan.
Sektor Pertanian Masih Dominasi Lapangan Kerja
Meski sektor industri dan perdagangan terus berkembang, sektor pertanian masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Provinsi Lampung. BPS mencatat sektor pertanian menyerap sekitar 44,03 persen tenaga kerja di Lampung.Setelah pertanian, sektor yang juga banyak menyerap tenaga kerja antara lain:
- perdagangan
- industri pengolahan
- jasa lainnya
Baca Juga: BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Gantung di Rawajitu
Kondisi Ketenagakerjaan Dinilai Semakin Berkualitas
Tidak hanya jumlah pekerja yang meningkat, kualitas ketenagakerjaan di Lampung juga dinilai mengalami perbaikan.Hal tersebut terlihat dari:
- bertambahnya pekerja formal
- meningkatnya pekerja penuh
- menurunnya angka pengangguran
- berkurangnya setengah pengangguran
Peluang Kerja Masih Terbuka
Dengan tren ketenagakerjaan yang semakin membaik, peluang kerja di Lampung diperkirakan masih akan terus berkembang, terutama di sektor:- pertanian modern
- industri pengolahan
- perdagangan
- jasa digital
- UMKM dan ekonomi kreatif
Kesimpulan
Data BPS Provinsi Lampung pada Februari 2026 menunjukkan kondisi ketenagakerjaan yang semakin positif. Jumlah pekerja meningkat, tingkat pengangguran menurun, dan sektor formal terus berkembang.Jika kamu sedang mencari pekerjaan kamu juga dapat mengunjungi job.lampunginsight.net yang selalu update informasi lowongan pekerjaan di Lampung setiap hari.
Selain itu, meningkatnya partisipasi perempuan dalam dunia kerja serta berkurangnya setengah pengangguran menjadi indikator bahwa kualitas tenaga kerja di Lampung terus mengalami perbaikan.