BBWS Mesuji Sekampung Percepat Perbaikan Irigasi Gantung di Rawajitu

BBWS Mesuji Sekampung pastikan perbaikan kerusakan irigasi gantung di DIR Rawajitu Tulang Bawang dan Mesuji berjalan optimal. Cek progresnya di sini.
Haka

Peninjauan dan Perbaikan Saluran Irigasi Gantung oleh BBWS Mesuji Sekampung
Peninjauan dan Perbaikan Saluran Irigasi Gantung oleh BBWS Mesuji Sekampung

Lampung Insight — Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Mesuji Sekampung bergerak cepat untuk memastikan infrastruktur pertanian di Kabupaten Tulang Bawang dan Mesuji tetap berfungsi optimal. Fokus utama saat ini adalah perbaikan menyeluruh pada titik-titik kerusakan yang ada di irigasi gantung Daerah Irigasi Rawa (DIR) Rawajitu.

Berikut adalah langkah-langkah konkret yang tengah dilakukan di lapangan:

Gerak Cepat Perbaikan Titik Kerusakan

Kepala BBWS Mesuji Sekampung, Elroy Koyari, menyatakan bahwa pihaknya telah meninjau langsung kondisi di lapangan pada Selasa (5/5/2026). Saat ini, petugas sedang melakukan perbaikan di beberapa titik yang mengalami kerusakan.

Baca Juga: Wagub Jihan Nurlela Tegaskan Manajer Koperasi Desa Merah Putih Harus Siap Penempatan

Untuk memastikan hasil yang optimal, BBWS juga tengah menghimpun data lengkap mengenai seluruh titik kebocoran atau retakan yang ada. Begitu data terkumpul, tim teknis akan langsung diterjunkan untuk melakukan penanganan secara menyeluruh.

Uji Coba Pompa dan Normalisasi Saluran

Selain fokus pada fisik bangunan, BBWS juga memastikan sistem mekanis berfungsi dengan baik:
  • Fungsi Pompa Optimal: Hasil uji coba mesin pompa di lokasi menunjukkan air mampu mengalir dengan debit besar dan lancar melalui saluran irigasi gantung menuju sawah warga.
  • Pembersihan Gulma:P Tim Operasi dan Pemeliharaan (OP) melakukan normalisasi di Saluran Pembuang Primer (SPP) menggunakan alat berat excavator long arm.
  • Kelancaran Aliran: Langkah normalisasi ini bertujuan untuk membersihkan tanaman liar atau gulma agar aliran air tidak terhambat saat akan dipompa.

Mengenal Sistem Irigasi Gantung Rawajitu

Infrastruktur yang rampung dibangun pada tahun 2023 ini memiliki total panjang mencapai 93 kilometer. Konstruksinya terbagi menjadi tiga bagian utama:
  • Saluran Sekunder: Sepanjang 4,5 kilometer.
  • Saluran Kolektor: Sepanjang 7,5 kilometer.
  • Saluran Sub-Sekunder: Mencapai 81 kilometer.

Baca Juga: Daya Beli Warga Lampung Naik, Pembelian Kendaraan Baru Capai Rp2,5 Triliun pada Triwulan I 2026

Sistem "irigasi gantung" dipilih karena posisi lahan persawahan warga lebih tinggi daripada sumber airnya. Teknisnya, air dipompa dari saluran primer menuju saluran ferosemen, kemudian air akan mengalir secara alami memanfaatkan gaya gravitasi hingga membasahi lahan pertanian.

Posting Komentar

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.