LAMPUNGINSIGHT.NET – Gudang Penimbunan BBM di Dusun Sri Mulyo, Desa Negeri Sakti, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Terbakar Hebat pada Senin (8/6/2026) sore.
Peristiwa yang terjadi di kawasan perbatasan Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Lampung Selatan tersebut sempat menggegerkan warga sekitar karena kobaran api terlihat sangat besar disertai asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke udara.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, api dengan cepat melahap bangunan gudang. Sejumlah warga yang menyaksikan kejadian tampak panik dan berteriak saat kobaran api semakin membesar.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan, Rully Fikriansyah, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.
Menurut Rully, laporan pertama diterima petugas sekitar pukul 16.20 WIB.
“Kami menerima laporan terjadi kebakaran sebuah gudang pengolahan BBM di Desa Negeri Sakti yang berbatasan dengan Kecamatan Natar, Lampung Selatan,” ujarnya.
Lima Unit Damkar Dikerahkan
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk melakukan penanganan. Tiga unit berasal dari Kabupaten Lampung Selatan yang dikerahkan dari Posko Natar, Jati Agung, dan Tanjung Bintang. Sementara dua unit lainnya merupakan bantuan dari Kabupaten Pesawaran.
Baca Juga: Mantan Pekerja BUMD Lampung Adukan Hak Belum Dibayar ke DPRD, Nilainya Capai Ratusan Juta Rupiah
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 16.40 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api merambat ke area sekitar.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena material yang terbakar merupakan bahan yang mudah terbakar dan berisiko memicu ledakan.
“Pemadaman selesai sekitar pukul 20.00 WIB,” kata Rully.
Diduga Dipicu Korsleting Mesin Penyulingan
Berdasarkan hasil pendataan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik pada mesin penyulingan minyak yang berada di dalam gudang.
Percikan api dari instalasi listrik diduga menyambar material mudah terbakar yang tersimpan di lokasi sehingga menyebabkan api cepat membesar.
Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Tidak Ada Korban Jiwa
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kebakaran menyebabkan kerugian materiil yang cukup besar.
Petugas memperkirakan total kerugian akibat kebakaran mencapai sekitar Rp500 juta.
Selama proses pemadaman, petugas gabungan fokus mengendalikan kobaran api agar tidak menjalar ke permukiman warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Baca Juga: Kapolsek Baradatu Terpental Saat Hadang Pelaku Narkoba, Mobil Patroli Ditabrak Terios
Berkat kerja sama tim pemadam kebakaran dari Kabupaten Lampung Selatan dan Pesawaran, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya setelah hampir empat jam proses penanganan.
Hingga Senin malam, kondisi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan petugas memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.






