News  

Bulog Lampung Selatan Serap 120 Ribu Ton Gabah Petani, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Bulog Lampung Selatan Serap 120 Ribu Ton Gabah Petani, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Pimpinan Perum Bulog Cabang Lampung Selatan Fedrial Farhan | Foto: Dok.Antara Foto

LAMPUNGINSIGHT.NET – Perum Bulog Kantor Cabang Lampung Selatan terus mengoptimalkan penyerapan hasil panen petani sebagai upaya menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus mempertahankan stabilitas harga gabah di tingkat petani.

Pimpinan Perum Bulog Cabang Lampung Selatan, Fedrial Farhan, mengatakan langkah tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan kelompok tani, gabungan kelompok tani (gapoktan), penggilingan padi, serta berbagai pihak terkait di wilayah Lampung Selatan.

Menurutnya, penyerapan hasil panen merupakan bagian dari komitmen Bulog untuk mendukung kesejahteraan petani sekaligus memastikan ketersediaan cadangan pangan pemerintah tetap terjaga.

Bulog Aktif Turun ke Lapangan

Selama musim panen berlangsung, Bulog Lampung Selatan secara aktif melakukan pemantauan di lapangan guna melihat kondisi produksi pertanian sekaligus mempercepat proses pembelian gabah dan beras hasil panen petani.

Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kepastian pasar bagi petani sehingga hasil panen dapat terserap dengan baik dan harga tetap berada pada tingkat yang menguntungkan petani.

“Penyerapan hasil panen petani merupakan bagian dari komitmen Bulog dalam menjaga kesejahteraan petani khususnya di Lampung Selatan, sekaligus memastikan ketersediaan cadangan pangan pemerintah,” ujar Fedrial Farhan di Kalianda, Senin.

Serap 120 Ribu Ton Gabah dan 933 Ton Jagung

Hingga pertengahan tahun 2026, Bulog Lampung Selatan mencatat telah menyerap hasil panen petani dalam jumlah yang cukup besar.

Data Bulog menunjukkan total penyerapan gabah telah mencapai 120.000 ton, sementara komoditas jagung yang berhasil diserap mencapai 933 ton.

Baca Juga: Atlet Anggar Lampung Raih 4 Medali di Kejurnas RDPS Cup 2026, Bekal Menuju PON Beladiri II

Capaian tersebut menjadi salah satu kontribusi penting dalam menjaga stok pangan nasional sekaligus mendukung program pemerintah di sektor pertanian.

“Hingga saat ini Bulog Lampung Selatan telah melakukan penyerapan gabah sebanyak 120.000 ton dan jagung 933 ton,” jelas Fedrial.

Jaga Stabilitas Harga Petani

Selain menjaga cadangan pangan pemerintah, program penyerapan hasil panen juga bertujuan melindungi petani dari potensi penurunan harga saat musim panen raya.

Baca Juga: Kampung Bali Dharma Kerti Lampung Barat, Wisata Budaya Bernuansa Pulau Dewata

Dengan adanya kepastian pembelian dari Bulog, petani memiliki alternatif pasar yang mampu menyerap hasil produksi mereka secara optimal.

Kondisi tersebut dinilai penting untuk menjaga semangat petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta mendukung keberlanjutan sektor pangan nasional.

Perkuat Sinergi dengan Berbagai Pihak

Bulog Lampung Selatan juga terus menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, dinas pertanian, pengelola penggilingan padi, serta para pelaku usaha di sektor pertanian.

Kolaborasi tersebut dilakukan agar proses pengadaan gabah dan beras berjalan lebih efektif serta mampu menjangkau lebih banyak petani di berbagai wilayah.

“Kami terus berupaya semaksimal mungkin menyerap hasil panen petani lokal agar dapat memberikan manfaat langsung bagi petani sekaligus memperkuat stok cadangan pangan,” katanya.

Dukung Program Swasembada Pangan

Optimalisasi penyerapan hasil panen yang dilakukan Bulog Lampung Selatan diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan beras di pasar.

Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Honda Brio Hilang di Pantai Sanggar Beach Lampung Selatan Ditemukan, Polisi Tangkap Pencuri dan Dua Penadah

Dengan cadangan pangan yang kuat serta harga hasil panen yang stabil, sektor pertanian diharapkan mampu terus tumbuh dan memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian daerah maupun nasional.

Bulog Lampung Selatan menegaskan akan terus memperkuat kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan agar hasil panen petani dapat terserap maksimal dan memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat.