LAMPUNGINSIGHT.NET – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung menyatakan kesiapannya mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait pemanfaatan kantin sekolah sebagai dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico, mengatakan pihaknya siap menjalankan kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat demi mendukung keberhasilan program MBG yang saat ini menjadi salah satu program prioritas nasional.
“Pada prinsipnya kita siap. Apa yang menjadi kebijakan pusat tentu kita dukung,” kata Thomas saat dikonfirmasi, Minggu (7/6/2026).
Pernyataan tersebut menanggapi rencana Badan Gizi Nasional (BGN) yang membuka peluang pemanfaatan fasilitas yang sudah tersedia, termasuk kantin sekolah, sebagai dapur MBG. Kebijakan ini diprioritaskan untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang memiliki keterbatasan sarana pendukung.
Baca Juga: Wagub Lampung Kolaborasi Hexahelix Solusi Tingkatkan Kompetensi Guru
Menurut Thomas, meski secara prinsip mendukung kebijakan tersebut, pelaksanaannya tetap memerlukan persiapan yang matang serta koordinasi lintas sektor agar program dapat berjalan sesuai target.
“Masalah yang lain-lain tentu nanti dipersiapkan dengan koordinasi yang baik,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang, menyampaikan bahwa penggunaan fasilitas yang telah tersedia menjadi salah satu opsi untuk memperluas jangkauan layanan MBG tanpa harus membangun dapur baru di setiap lokasi.
Langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan efisiensi pelaksanaan program sekaligus mengurangi kebutuhan anggaran pembangunan dapur MBG yang selama ini sebagian besar bergantung pada pembiayaan pemerintah.
Baca Juga: 92 Dapur MBG di Bandar Lampung Sudah Kantongi Sertifikat Higiene Sanitasi
Selain memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai alternatif pembiayaan guna mempercepat pembangunan dan operasional dapur MBG di berbagai daerah.
Dengan adanya wacana tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil peran aktif dalam menyiapkan sarana pendukung, termasuk fasilitas sekolah yang memenuhi syarat, serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait.
Di Lampung, dukungan dari Disdikbud menjadi sinyal positif bagi pelaksanaan program MBG yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi peserta didik sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia yang lebih sehat dan berkualitas.
Pemanfaatan kantin sekolah sebagai dapur MBG juga dinilai dapat menjadi solusi efektif, terutama di daerah yang belum memiliki fasilitas dapur khusus, sehingga program dapat menjangkau lebih banyak siswa dalam waktu yang lebih cepat.(Hk)






