Pemprov Lampung Perluas Inisiatif Karbon, Bidik Ekonomi Blue Green
Pemprov Lampung memperluas inisiatif karbon ke hutan, mangrove, pesisir, agroforestri dan limbah pertanian untuk mengembangkan ekonomi blue green.
Topik
Pemprov Lampung memperluas inisiatif karbon ke hutan, mangrove, pesisir, agroforestri dan limbah pertanian untuk mengembangkan ekonomi blue green.
BPBD Lampung mencatat 1.040 kejadian bencana dan insiden hingga September 2026, dengan angin kencang, karhutla, dan banjir terbanyak.
Sebanyak 468 hotspot terdeteksi di Lampung pada 14 September 2026. Mesuji menjadi wilayah dengan titik panas terbanyak mencapai 126 hotspot.
Pemprov Lampung mengusulkan tambahan kuota elpiji 3 kg sebesar 59.659 MT setelah kebutuhan 2026 diproyeksikan mencapai 279.399 MT.
Lampung berpeluang menjadi pusat pengembangan bioetanol nasional dengan dukungan sektor pertanian, sorgum, industri, riset, dan energi terbarukan.
Prakiraan cuaca Lampung 14–20 September 2026 didominasi cerah berawan. Hujan lokal masih berpeluang terjadi, sementara hujan lebat nihil.
Sebanyak 37,27 ribu ton beras disiapkan untuk program Bantuan Pangan Beras bagi lebih dari 1,2 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Provinsi Lampung.
DLH Lampung menargetkan 160 SMA, SMK, dan MA sederajat berstatus Adiwiyata pada 2026–2030 dengan fokus pada budaya peduli lingkungan.