Daftar Isi
LAMPUNGINSIGHT.NET, WAY KANAN – Sebuah truk yang mengangkut sekitar 100 ekor babi mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Poros Kampung Bali Sadar Utara, Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Insiden tersebut diduga terjadi akibat kondisi jalan yang rusak parah dan dipenuhi lubang, sehingga kendaraan kehilangan kendali dan terguling di badan jalan.
Peristiwa itu menjadi perhatian warga setelah video kejadian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman video yang viral, terlihat puluhan babi keluar dari bak truk dan berkeliaran di sekitar lokasi kecelakaan.
Beberapa di antaranya bahkan tampak berkubang di genangan air bercampur lumpur yang memenuhi lubang-lubang di ruas jalan tersebut.
Jalan Berlubang Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan
Kasatlantas Polres Way Kanan, AKP Sulkhan, membenarkan adanya kecelakaan tunggal yang melibatkan truk berwarna kuning dengan nomor polisi BK 8436 SJ tersebut.
Menurutnya, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kendaraan sedang melaju dari arah Kecamatan Banjit menuju Baradatu saat insiden terjadi.
“Ketika melintas di ruas jalan yang berlubang, kendaraan kehilangan kendali atau out of control hingga akhirnya terguling,” jelas Sulkhan.
Truk tersebut dikemudikan oleh I Made Aldo Putra (24), warga Kampung Bali Sadar Utara, Kecamatan Banjit.
Tidak Ada Korban Jiwa
Meski kendaraan terguling dan muatannya sempat tercecer, kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Petugas menyebut seluruh penumpang dan pengemudi dalam kondisi selamat.
Baca Juga: Pemprov Lampung Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Lewat Festival hingga Event Olahraga
Beruntung, babi-babi yang keluar dari kendaraan juga tidak lari terlalu jauh dari lokasi kejadian sehingga proses evakuasi dapat dilakukan dengan lebih mudah.
Warga Turut Membantu Evakuasi
Sesaat setelah kecelakaan terjadi, sejumlah warga sekitar langsung berdatangan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi.
Mereka berupaya mengamankan ternak yang berkeliaran agar tidak masuk ke area permukiman maupun jalan utama yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.
Baca Juga: Polda Lampung Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk 100 KK di Pesawaran
Selain membantu mengumpulkan ternak, warga juga ikut membantu proses pemindahan truk yang terguling.
Kerja sama warga dan pengemudi membuat situasi di lokasi dapat segera dikendalikan.
Tujuan Pengiriman ke Kalimantan
Berdasarkan informasi yang diperoleh pihak kepolisian, ternak babi tersebut berasal dari wilayah Bali Sadar Utara dan sedang dalam perjalanan menuju Kalimantan.
Meski sempat mengalami kendala akibat kecelakaan, proses pengiriman akhirnya dapat dilanjutkan setelah kendaraan dan muatan berhasil dievakuasi.
“Itu dari Bali Utara, tujuannya mau dikirim ke Kalimantan,” kata Sulkhan.
Polisi Bergerak Setelah Video Viral
Menariknya, kejadian tersebut tidak dilaporkan secara resmi kepada pihak kepolisian.
Namun setelah video kecelakaan ramai beredar di media sosial, anggota Satlantas Polres Way Kanan langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi aman dan tidak menimbulkan gangguan lalu lintas.
Saat petugas tiba, proses evakuasi sebagian besar sudah selesai dilakukan oleh warga bersama pengemudi.
“Kami tidak menerima laporan resmi. Setelah video viral, anggota langsung mengecek ke lokasi dan memastikan situasi sudah aman,” ujar Sulkhan.
Pengendara Diminta Waspada
Menyikapi kejadian tersebut, Satlantas Polres Way Kanan mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi ruas jalan yang rusak atau berlubang.
Pengendara diminta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta memperhatikan kondisi jalan terutama saat membawa muatan berat.
Baca Juga: Polda Lampung Ungkap 17 Kasus Narkoba, Barang Bukti Bernilai Rp235 Miliar
Kondisi jalan yang rusak tidak hanya berpotensi menyebabkan kecelakaan tunggal, tetapi juga dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama di jalur yang kondisinya berlubang,” pungkasnya.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya perbaikan infrastruktur jalan guna meningkatkan keselamatan lalu lintas serta mendukung kelancaran aktivitas transportasi di Kabupaten Way Kanan.





