Pendidikan

Mahasiswa Unila Ciptakan Jaket Pintar Mountherm untuk Bantu Keselamatan Pendaki

Lima Mahasiswa Unila menciptakan Mountherm, jaket pintar dengan pemanas tubuh dan sistem pemantauan posisi untuk mendukung keselamatan pendaki.

Mahasiswa Unila mengembangkan jaket pintar Mountherm untuk pendaki
Daftar Isi
  1. Dirancang untuk Kondisi Suhu Dingin
  2. Dilengkapi Sistem Pemantauan Posisi
  3. Dikembangkan Lewat Kolaborasi Lintas Jurusan
  4. Menyasar Pendaki dan Pecinta Alam
  5. Mendorong Inovasi Teknologi dari Kampus

LAMPUNGINSIGHT.NET– Mahasiswa Universitas Lampung (Unila) mengembangkan inovasi jaket pintar bernama Mountherm. Produk tersebut dirancang untuk membantu meningkatkan kenyamanan sekaligus aspek keselamatan pendaki saat berada di kawasan pegunungan.

Mengusung slogan “Stay Warm, Stay Safe”, Mountherm memadukan sistem pemanas tubuh dengan teknologi pemantauan posisi pendaki dalam satu jaket.

Tim pengembang terdiri dari Ahmad Khoirudin dan Septiah Trie Wulandari dari Jurusan Fisika, Satriyo Novriyanto dari Teknik Informatika, Abdullah Sani dari Teknik Mesin, serta Meilani Dwi Alfaira dari Teknik Elektro.

Pengembangan inovasi tersebut mendapat bimbingan dari Humairoh Ratu Ayu, S.Pd., M.Si., dosen Jurusan Fisika FMIPA Unila.

Dirancang untuk Kondisi Suhu Dingin

Mountherm dikembangkan dengan melihat kondisi yang dihadapi pendaki ketika berada di lingkungan dengan suhu rendah.

Paparan udara dingin dalam waktu lama, terlebih ketika tubuh mengalami kelelahan, dapat meningkatkan risiko gangguan akibat kehilangan panas tubuh. Karena itu, tim mahasiswa Unila memasukkan sistem pemanas ke dalam rancangan jaket.

Sistem tersebut berfungsi membantu mempertahankan kehangatan tubuh sehingga pendaki dapat beraktivitas dengan lebih nyaman di lingkungan bersuhu rendah.

Dengan konsep tersebut, Mountherm tidak hanya dirancang sebagai pakaian pelindung dari cuaca dingin, tetapi juga membawa fungsi teknologi yang ditujukan untuk mendukung aktivitas pendakian.

Mahasiswa Unila mengembangkan jaket pintar Mountherm untuk pendaki

Dilengkapi Sistem Pemantauan Posisi

Fitur lain yang menjadi bagian utama Mountherm adalah sistem pelacakan posisi pendaki.

Teknologi tersebut memungkinkan posisi pendaki dipantau selama perjalanan. Informasi ini diharapkan dapat memberikan tambahan rasa aman bagi pendaki maupun keluarga yang menunggu di rumah.

Sistem pemantauan juga dapat menjadi salah satu pendukung ketika terjadi situasi darurat, seperti pendaki mengalami kendala atau keluar dari jalur yang direncanakan.

Meski demikian, fitur pelacakan tersebut sebaiknya dipandang sebagai pendukung keselamatan, bukan pengganti perlengkapan keselamatan dan prosedur pendakian yang sudah ada.

Dikembangkan Lewat Kolaborasi Lintas Jurusan

Salah satu hal menarik dari Mountherm adalah proses pengembangannya yang melibatkan mahasiswa dari beberapa bidang keilmuan.

Mahasiswa Fisika berperan dalam aspek sistem termal dan pengukuran. Sementara itu, mahasiswa Teknik Elektro menangani bagian elektronika dan sistem kendali.

Mahasiswa Teknik Informatika berkontribusi pada sistem pemantauan serta perangkat lunak. Adapun mahasiswa Teknik Mesin terlibat dalam aspek desain dan konstruksi produk.

Kolaborasi tersebut membuat pengembangan Mountherm tidak hanya berfokus pada satu teknologi, tetapi menggabungkan beberapa bidang untuk menghasilkan sebuah produk yang dapat digunakan dalam aktivitas pendakian.

“Jaket Mountherm dirancang tidak hanya sebagai pakaian untuk menjaga tubuh tetap hangat, tetapi juga sebagai bagian dari sistem keselamatan pendaki. Melalui slogan ‘Stay Warm, Stay Safe’, kami ingin menegaskan bahwa kehangatan dan keselamatan merupakan dua hal penting yang harus diperhatikan selama melakukan aktivitas pendakian,” kata tim pengembang.

Menyasar Pendaki dan Pecinta Alam

Mountherm memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk perlengkapan aktivitas luar ruang.

Target pengguna yang disasar antara lain pendaki gunung, komunitas pecinta alam, maupun masyarakat yang melakukan aktivitas di lingkungan dengan suhu rendah.

Tim mahasiswa Unila masih melakukan penyempurnaan pada sejumlah aspek, mulai dari kenyamanan pemakaian, keamanan, desain, sistem elektronik hingga kemudahan pengoperasian.

Penyempurnaan tersebut penting agar teknologi yang dibawa dalam jaket tidak justru mengurangi kenyamanan pengguna ketika digunakan dalam perjalanan panjang.

Mendorong Inovasi Teknologi dari Kampus

Pengembangan Mountherm menunjukkan bagaimana kebutuhan yang ditemui dalam aktivitas sehari-hari dapat menjadi dasar lahirnya sebuah inovasi teknologi.

Perpaduan sistem pemanas dan pemantauan posisi dalam satu produk menjadi pendekatan yang ditawarkan mahasiswa Unila untuk menjawab dua kebutuhan sekaligus, yakni kenyamanan menghadapi suhu rendah dan dukungan terhadap aspek keselamatan pendaki.

Jika terus dikembangkan, Mountherm berpeluang menjadi salah satu produk inovasi perlengkapan pendakian yang berasal dari lingkungan perguruan tinggi dan memiliki potensi untuk dikembangkan ke tahap komersial.

Bagi tim pengembang, “Stay Warm, Stay Safe” menjadi semangat utama Mountherm: membantu pendaki tetap hangat selama perjalanan sekaligus memberikan tambahan rasa aman hingga kembali ke rumah.

Mungkin Anda Suka