LAMPUNG INSIGHT – Warga Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung digegerkan dengan penemuan seorang wanita muda yang meninggal dunia di kamar indekos, Kamis sore (21/5/2026).
Korban diketahui berinisial DH (25), warga asal Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Ia ditemukan tidak bernyawa di sebuah rumah kos di kawasan Jalan Sasonoloyo 2, Gang Mandiri 1, RT 012 Lingkungan III, Gunung Sulah.
Kapolsek Sukarame, AKP Rohmawan membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Benar, kemarin sore korban ditemukan meninggal dunia dengan posisi tergantung menggunakan tali plastik yang diikatkan pada lubang angin kamar kos,” ujar Rohmawan saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026).
Wanita ini Baru Dua Bulan Tinggal di Kos
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diketahui baru sekitar dua bulan tinggal di indekos tersebut.
Selama tinggal di lokasi, korban disebut jarang berinteraksi dengan penghuni kos lainnya maupun warga sekitar.
Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mendalami kejadian tersebut.
“Kami telah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk penjaga kos dan warga sekitar guna mendalami peristiwa tersebut,” katanya.
Diketahui Setelah Pacar Korban Menghubungi Penjaga Kos
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah penjaga kos menerima telepon dari pacar korban.
Pacar korban meminta penjaga kos mengecek kondisi DH di dalam kamar setelah sebelumnya sempat melakukan video call.
Saat penjaga kos mendatangi kamar, korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
“Setelah ditemukan, penjaga kos bersama warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kami,” ungkap Rohmawan.
Polisi Masih Selidiki Motif dan Penyebab
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta proses evakuasi.
Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung guna pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Lansia di Natar Lampung Selatan Ditemukan Meninggal Membusuk di Rumah
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan terkait latar belakang korban dan dugaan penyebab korban mengakhiri hidupnya.
“Kami masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut, termasuk mendalami latar belakang korban hingga dugaan penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya,” tambah Rohmawan.







