Mobil MCU Ditabrak Innova di Tol Bakter KM 69, Tiga Orang Luka
LAMPUNGINSIGHT.NET – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), tepatnya KM 69+800 Jalur A, Selasa (25/8/2026) sore.
Kecelakaan melibatkan mobil Medical Check Up (MCU) milik sebuah rumah sakit asal Bekasi dengan Toyota Kijang Innova. Akibat peristiwa tersebut, tiga orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Berdasarkan rekaman video di lokasi, mobil MCU berwarna putih-merah terlihat keluar dari badan jalan hingga terguling miring di area pinggir tol.
Bagian depan hingga atap kendaraan mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan. Sementara Toyota Kijang Innova berwarna hitam juga mengalami ringsek berat pada bagian depan.
Benturan tersebut turut menyebabkan pembatas jalan atau guardrail mengalami kerusakan.
Kronologi Kecelakaan Tol Bakter KM 69
Direktur PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB), Charles Giroth, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.18 WIB.
Peristiwa bermula ketika Toyota Kijang Innova dengan nomor polisi BE 1862 ABA melaju di lajur cepat.
Saat tiba di KM 69+800 Jalur A, pengemudi kendaraan tersebut diduga mengantuk sehingga kehilangan kendali.
Kendaraan kemudian menabrak mobil MCU dengan nomor polisi B 7051 BXA yang berada di depannya.
“Pengemudi diduga mengantuk sehingga kendaraan hilang kendali dan menabrak kendaraan Microbus yang berada di depannya,” kata Charles.
Benturan keras membuat kedua kendaraan mengalami kerusakan. Mobil MCU bahkan terdorong hingga keluar dari badan jalan dan terguling di sisi tol.
Tiga Orang Mengalami Luka
Kecelakaan tersebut menyebabkan dua penumpang mobil MCU mengalami luka berat.
Keduanya masing-masing berinisial SY (28), warga Bumi Dipasena Mulya, Tulang Bawang, dan GW (49), warga Kayu Bongkok, Tangerang.
Sementara itu, satu penumpang Toyota Kijang Innova berinisial PW (60), warga Gedong Air, Bandar Lampung, mengalami luka ringan.
Seluruh korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Imanuel.
Petugas patroli jalan tol atau Bravo juga langsung menuju lokasi setelah menerima informasi kecelakaan.
Charles mengatakan petugas tiba sekitar lima menit setelah laporan diterima.
Kendaraan Dievakuasi ke GT Itera Kotabaru
Setelah proses penanganan di lokasi, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan kemudian dievakuasi menuju Gerbang Tol Itera Kotabaru.
Pengelola Jalan Tol Bakter turut meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kecelakaan tersebut.
PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan, terutama ketika melewati ruas tol dengan kecepatan tinggi.
Pengemudi juga diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak sebelum melakukan perjalanan jauh.
Pengendara Diminta Tidak Memaksakan Diri Saat Mengantuk
Kecelakaan tersebut kembali menjadi pengingat pentingnya kondisi fisik pengemudi saat berkendara di jalan tol.
Pengelola Tol Bakter mengingatkan pengemudi untuk tidak memaksakan perjalanan apabila sudah merasa lelah maupun mengantuk.
Pengguna jalan disarankan segera masuk ke rest area terdekat untuk beristirahat sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Selain itu, pengemudi juga diminta mematuhi batas kecepatan yang berlaku di jalan tol.
“Pastikan batas kecepatan maksimal 100 km/jam. Apabila lelah atau mengantuk silakan beristirahat di rest area terdekat,” pungkas Charles.






