News

Pria Panjat Tower Setinggi 52 Meter di Bandar Lampung Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Seorang Pria Panjat Tower Setinggi 52 Meter di Bandar Lampung. Tim SAR berhasil mengevakuasi korban dalam keadaan selamat.

Pria Panjat Tower Setinggi 52 Meter di Bandar Lampung Berhasil Dievakuasi Tim SAR
Proses evakuasi pria yang memanjat tower telekomunikasi di Tanjung Senang Bandar Lampung.
Daftar Isi
  1. Evakuasi Libatkan Istri Korban
  2. Proses Penyelamatan Berjalan Lancar
  3. Diduga Dipicu Masalah Rumah Tangga

LAMPUNGINSIGHT.NET – Seorang pria berinisial MC nekat memanjat tower telekomunikasi setinggi sekitar 52 meter di Jalan M Yunnus Ujung, Kelurahan Tanjung Senang, Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung, Rabu (24/6/2026).

Aksi tersebut mengundang perhatian warga sekitar dan memicu respons cepat dari tim SAR gabungan untuk melakukan upaya penyelamatan.

Komandan Tim Penyelamat Kantor SAR Lampung, Sumaryansyah Eka Putra, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 10.00 WIB dan segera mengerahkan personel ke lokasi.

“Tim bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah proses penyelamatan berlangsung kurang lebih dua jam, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat pada pukul 13.00 WIB,” kata Sumaryansyah.

Evakuasi Libatkan Istri Korban

Dalam proses penyelamatan, tim SAR menggunakan pendekatan persuasif untuk membujuk korban agar bersedia turun dari tower.

Baca Juga: Kakek Mujiran dan Nur Wahid Dituntut 3 Bulan Penjara dalam Kasus Getah Karet PTPN I

Salah satu langkah yang dilakukan yakni melibatkan istri korban dalam proses negosiasi. Komunikasi dilakukan menggunakan handy talky (HT) dari bawah tower untuk menenangkan dan membujuk korban.

“Untuk negosiasi, kami melibatkan istri korban. Berdasarkan informasi yang kami terima, korban naik ke atas tower karena adanya permasalahan internal dalam keluarga,” ujarnya.

Selain melakukan negosiasi, tim SAR juga menerjunkan seorang personel yang memanjat tower untuk mendekati korban secara langsung. Sementara personel lainnya bersiaga di bawah sebagai tim cadangan.

Proses Penyelamatan Berjalan Lancar

Menurut Sumaryansyah, proses evakuasi berlangsung tanpa hambatan berarti. Berkat kerja sama seluruh tim dan pendekatan yang dilakukan secara humanis, korban akhirnya bersedia turun dari tower.

“Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar dan tidak mengalami kendala berarti,” katanya.

Setelah berhasil diturunkan, korban langsung mendapatkan penanganan dan pendampingan lebih lanjut dari pihak terkait.

Diduga Dipicu Masalah Rumah Tangga

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak keluarga, korban diduga mengalami tekanan psikologis akibat persoalan rumah tangga.

Keluarga menyebut pria tersebut nekat memanjat tower karena diduga sedang menghadapi masalah dalam hubungan dengan istrinya.

Baca Juga: Gubernur Lampung Serahkan SK Plt Bupati Lampung Tengah kepada I Komang Koheri

Meski sempat berada hingga di bagian puncak tower, korban akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat tanpa mengalami cedera.

Hingga kini, pihak keluarga bersama instansi terkait masih melakukan pendampingan terhadap korban guna memastikan kondisi fisik dan psikologisnya tetap terjaga pasca kejadian tersebut.(hk)

Mungkin Anda Suka