LampungInsight.net —Pemerintah Provinsi Lampung terus mengebut penyelesaian perbaikan infrastruktur jalan daerah. Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Lampung Utara, tingkat kemantapan jalan provinsi di wilayah tersebut kini telah mencapai 93 persen.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa kondisi mayoritas infrastruktur jalan yang memadai tersebut kini telah siap mendukung penuh mobilitas masyarakat serta kelancaran arus logistik barang.
“Ruas jalan yang dalam wewenang provinsi, di Kabupaten Lampung Utara itu sepanjang 156 kilometer, dan 93 persen ruas jalan provinsi di sana dalam keadaan mantap. Yang tujuh persen masih belum keadaan mantap, ini yang akan kami dorong terus tahun ke depan supaya bisa diperbaiki,” ujar Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Selasa.
Bagi Gubernur, kelayakan infrastruktur darat sangat krusial dan bersinggungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat sehingga tidak bisa ditunda penanganannya.
“Perbaikan jalan tidak bisa ditawar, karena menyangkut hajat hidup masyarakat secara langsung di berbagai sektor strategis. Sebab jalan adalah urat nadi utama ekonomi, sosial, pendidikan, dan lain-lain semua butuh jalan,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemprov Lampung telah mengalokasikan anggaran rekonstruksi jalan sebesar Rp6,8 miliar khusus di Kabupaten Lampung Utara. Langkah ini diambil untuk memastikan konektivitas antarkabupaten dan kota berjalan merata.
“Pembenahan infrastruktur transportasi darat merupakan fokus utama pemerintah daerah, guna mendorong mobilitas masyarakat dan percepatan pertumbuhan ekonomi kawasan. Selanjutnya penting pula dilakukan kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten agar pembangunan ruas jalan tidak berjalan terpisah, melainkan saling tersambung satu sama lain,” pungkasnya .
Kolaborasi lintas sektoral tersebut membuahkan hasil positif. Melalui sinergi antara Pemprov Lampung, Pemkab Lampung Utara, dan pemerintah pusat lewat program Inpres Jalan Daerah (IJD), kucuran dana yang signifikan berhasil diamankan untuk ruas penghubung tingkat kabupaten.
“Total jalan kabupaten yang dibangun Rp76 miliar, dimulai di Oktober akhir ini. Dan atas dorongan semua pihak anggaran Rp76 miliar dapat digunakan untuk memperbaiki jalan kabupaten,” tambahnya.








