Teknologi

Wi-Fi Publik Berisiko, Begini Cara Mengaktifkan Private DNS di HP Android

Wi-Fi publik memiliki risiko keamanan. Simak cara mengaktifkan Private DNS di Android serta tips tambahan agar koneksi internet lebih aman.

Cara Aktifkan Private DNS Android untuk Wi-Fi Publik
Ilustrasi Wi-Fi publik
Daftar Isi
  1. Apa Itu Private DNS di Android?
  2. Pilihan Penyedia Private DNS
  3. Cara Mengaktifkan Private DNS di HP Android
  4. Private DNS Bukan Perlindungan untuk Semua Aktivitas Internet
  5. Gunakan VPN untuk Perlindungan Tambahan
  6. Aktifkan Fitur Keamanan di Android
  7. Wi-Fi Publik Tetap Harus Digunakan dengan Hati-hati

LampungInsight.net – Menggunakan Wi-Fi publik memang praktis, terutama ketika sedang berada di tempat umum seperti kafe, bandara, hotel, kampus, atau pusat perbelanjaan. Namun, jaringan terbuka juga memiliki risiko keamanan yang perlu diperhatikan pengguna.

Salah satu persoalan yang dapat muncul berkaitan dengan Domain Name System (DNS) yang digunakan oleh jaringan tersebut.

Berbeda dengan jaringan rumah atau kantor yang umumnya menggunakan DNS dari penyedia layanan internet (ISP), pengelola Wi-Fi publik dapat menentukan sendiri server DNS yang digunakan.

Konfigurasi DNS yang tidak aman berpotensi membuka celah terhadap serangan DNS spoofing. Dalam kondisi tertentu, pengguna dapat diarahkan ke situs palsu meskipun alamat yang diketik terlihat seperti situs resmi.

Kondisi tersebut berisiko dimanfaatkan untuk mencuri informasi pribadi maupun data penting pengguna.

Apa Itu Private DNS di Android?

Pengguna Android sebenarnya dapat menambahkan lapisan perlindungan dengan memanfaatkan fitur Private DNS.

Fitur tersebut memungkinkan pengguna menentukan server DNS yang digunakan perangkat. Dengan demikian, permintaan DNS tidak sepenuhnya bergantung pada konfigurasi jaringan Wi-Fi yang sedang digunakan.

Private DNS di Android menggunakan protokol DNS-over-TLS. Protokol ini mengenkripsi permintaan DNS antara perangkat dan penyedia DNS sehingga pihak lain lebih sulit melihat atau memanipulasi permintaan tersebut.

Pengaturan ini juga cukup praktis karena pengguna hanya perlu mengaktifkannya sekali. Setelah itu, perangkat akan menggunakan konfigurasi tersebut ketika tersambung ke berbagai jaringan.

Pilihan Penyedia Private DNS

Sebelum mengaktifkan Private DNS, pengguna perlu menentukan penyedia DNS yang ingin digunakan.

Beberapa pilihan yang dapat dipertimbangkan antara lain:

  • Google DNS — menggunakan hostname dns.google dan dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang mengutamakan kecepatan serta keandalan.
  • Cloudflare — salah satu alternatif DNS yang banyak digunakan untuk koneksi internet.
  • AdGuard DNS — hostname dns.adguard-dns.com, dengan fitur pemblokiran iklan.
  • Quad9 — berfokus pada privasi dan perlindungan dari situs berbahaya.
  • NextDNS — menawarkan pengaturan dan filter konten yang lebih fleksibel.

Perlu diperhatikan, pada pengaturan Private DNS Android, pengguna memasukkan hostname, bukan alamat IP DNS seperti 8.8.8.8.

Cara Mengaktifkan Private DNS di HP Android

Langkah pengaturan dapat sedikit berbeda tergantung merek dan versi Android yang digunakan. Namun, secara umum caranya sebagai berikut:

  1. Buka menu Pengaturan (Settings) di HP Android.
  2. Pilih Koneksi (Connections).
  3. Masuk ke Pengaturan koneksi lainnya (More connection settings).
  4. Pilih Private DNS.
  5. Pilih opsi untuk menggunakan Private DNS provider hostname.
  6. Masukkan hostname DNS pilihan, misalnya dns.google.
  7. Tekan Simpan (Save).

Setelah pengaturan aktif, perangkat akan menggunakan DNS yang telah dipilih ketika melakukan permintaan DNS.

Private DNS Bukan Perlindungan untuk Semua Aktivitas Internet

Meskipun dapat memberikan lapisan keamanan tambahan, penggunaan Private DNS bukan berarti seluruh aktivitas internet di HP otomatis terlindungi.

DNS pada dasarnya berfungsi menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP. Sementara itu, Private DNS mengenkripsi komunikasi DNS menggunakan DNS-over-TLS.

Artinya, fitur tersebut tidak mengenkripsi seluruh lalu lintas internet dari perangkat.

Karena itu, pengguna tetap perlu berhati-hati ketika menggunakan jaringan Wi-Fi publik, terutama untuk aktivitas yang melibatkan data sensitif.

Gunakan VPN untuk Perlindungan Tambahan

Jika sering menggunakan Wi-Fi publik dalam waktu lama, pengguna dapat mempertimbangkan penggunaan Virtual Private Network (VPN) sebagai lapisan perlindungan tambahan.

VPN bekerja dengan mengenkripsi lalu lintas internet dari perangkat sehingga memberikan perlindungan yang lebih luas dibandingkan hanya mengubah DNS.

Namun, pengguna sebaiknya memilih layanan VPN yang memiliki reputasi baik dan memahami kebijakan privasinya.

Salah satu layanan yang disebut dalam materi ini adalah Proton VPN, yang menyediakan opsi gratis tanpa batasan kuota data.

Sebaliknya, sebaiknya hindari aplikasi VPN gratis yang pengembang dan kebijakan privasinya tidak jelas. Layanan semacam itu berpotensi menimbulkan risiko terhadap data pribadi pengguna.

Aktifkan Fitur Keamanan di Android

Selain menggunakan Private DNS dan VPN, pengguna juga dapat memanfaatkan fitur keamanan yang tersedia di perangkat.

Salah satunya adalah Google Safe Browsing, yang dapat memberikan peringatan ketika pengguna mengakses situs yang terindikasi berbahaya atau phishing.

Fitur tersebut dapat membantu pengguna mengenali situs mencurigakan sebelum memasukkan informasi pribadi.

Meski demikian, perlindungan terbaik tetap membutuhkan kebiasaan penggunaan internet yang aman. Jangan sembarangan memasukkan kata sandi, data perbankan, kode OTP, atau informasi sensitif lainnya ketika menggunakan jaringan Wi-Fi publik.

Wi-Fi Publik Tetap Harus Digunakan dengan Hati-hati

Wi-Fi publik memang memberikan kemudahan bagi pengguna yang membutuhkan akses internet ketika berada di luar rumah. Namun, jaringan tersebut tidak selalu memiliki tingkat keamanan yang sama dengan jaringan pribadi.

Mengaktifkan Private DNS dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk menambah perlindungan, khususnya terhadap risiko manipulasi permintaan DNS.

Namun, fitur tersebut sebaiknya tidak dianggap sebagai solusi tunggal. Penggunaan VPN terpercaya, fitur keamanan bawaan Android, serta kebiasaan menjaga informasi pribadi tetap menjadi bagian penting dari keamanan digital.

Dengan mengombinasikan beberapa lapisan perlindungan tersebut, risiko ketika menggunakan Wi-Fi publik dapat ditekan dan aktivitas internet menjadi lebih aman.

Mungkin Anda Suka