News

Pemprov Lampung Dorong Tol Lematang-Panjang Perkuat Konektivitas

Pemprov Lampung mendorong pembangunan Tol Lematang-Panjang untuk memperkuat konektivitas kawasan industri, Pelabuhan Panjang, pariwisata, dan ekonomi daerah.

Pemprov Lampung Dorong Tol Lematang-Panjang Perkuat Konektivitas
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. | Foto: Pemprov Lampung
Daftar Isi
  1. Tol Diharapkan Dorong Hilirisasi
  2. Konektivitas Transportasi Dukung Pariwisata
  3. Akses Tol Jadi Pertimbangan Investor

LampungInsight.net — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyebut rencana pembangunan ruas Jalan Tol Lematang-Panjang dapat memperkuat konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan keberadaan jalan tol tidak hanya berfungsi menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, tetapi juga dapat membuka hubungan antara sentra produksi dan pasar, investasi dan peluang usaha, hingga konektivitas dengan kesejahteraan masyarakat.

“Jalan tol bukan sekadar menghubungkan kota, tetapi menghubungkan produksi dan pasar, investasi dan peluang, serta konektivitas dengan kesejahteraan,” ujapunr Rahmat Mirzani berdasarkan keterangannya,Senin.

Menurutnya, Pemprov Lampung mendorong rencana pembangunan Tol Lematang-Panjang untuk memperkuat konektivitas kawasan industri dengan Pelabuhan Panjang.

Tol Diharapkan Dorong Hilirisasi

Rahmat mengatakan kemudahan akses transportasi perlu diikuti dengan penguatan ekonomi daerah. Pasalnya, konektivitas yang semakin terbuka juga dapat meningkatkan persaingan bagi pelaku usaha lokal, termasuk sektor pertanian dan industri pengolahan.

“Oleh karena itu, kami mendorong penguatan hilirisasi agar komoditas unggulan daerah tidak hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga diolah menjadi produk bernilai tambah,” katanya.

Dengan penguatan hilirisasi, manfaat ekonomi dari kegiatan produksi, pengolahan, hingga distribusi diharapkan semakin banyak dirasakan di Lampung.

“Tol dipakai untuk mengubah struktur PDRB kami, dari sektor primer didorong hilirisasi menjadi sektor industri olahan, dan selain itu peran jalan tol dalam mendukung pengembangan pariwisata pun penting,” ujar dia.

Konektivitas Transportasi Dukung Pariwisata

Menurut Rahmat, pembangunan infrastruktur jalan juga memiliki peran dalam mendukung sektor pariwisata Lampung.

Ia menyebut jumlah kunjungan wisatawan ke Lampung meningkat dari 17 juta orang pada 2024 menjadi 27 juta orang pada 2025.

Peningkatan tersebut dinilai menunjukkan besarnya potensi pergerakan ekonomi yang dapat didukung melalui konektivitas transportasi.

Namun, manfaat jalan tol tidak hanya bergantung pada tersedianya ruas tol. Kualitas jalan penghubung dari kawasan produksi, permukiman, dan destinasi wisata menuju akses tol juga menjadi bagian penting.

“Namun, manfaat jalan tol juga bergantung pada kondisi jalan penghubung dari kawasan produksi, permukiman, dan destinasi wisata menuju akses tol. Oleh karena itu, peningkatan kualitas jalan provinsi, kabupaten, dan desa menjadi bagian penting untuk memperlancar mobilitas orang dan barang,” tambahnya.

Akses Tol Jadi Pertimbangan Investor

Rahmat mengatakan akses terhadap jalan tol menjadi salah satu aspek yang diperhatikan investor dalam pengembangan kawasan industri.

Karena itu, pembangunan infrastruktur jalan tol dinilai perlu diarahkan agar memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

Keberhasilan pembangunan jalan tol, menurut dia, tidak cukup hanya diukur dari panjang ruas yang dibangun maupun kemudahan konektivitas.

“Keberhasilan jalan tol tidak cukup diukur dari panjang ruas dan kemudahan konektivitas, tetapi juga dari sejauh mana infrastruktur tersebut mampu menghubungkan sentra produksi dengan pasar, mendorong investasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Mungkin Anda Suka