News

Wagub Jihan Sampaikan Komitmen Perbaikan Jalan Lampung Tengah, Rp300 Miliar Dialokasikan

Wagub Jihan Nurlela menyampaikan alokasi lebih dari Rp300 miliar untuk penanganan jalan di Lampung Tengah pada 2026, termasuk ruas Ponco Warno-Purwosari.

Wagub Jihan Sampaikan Komitmen Perbaikan Jalan Lampung Tengah, Rp300 Miliar Dialokasikan
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menghadiri Pengajian Akbar Haul Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani yang diselenggarakan Pondok Pesantren Roudlotussholihin, Desa Purwosari, Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah, Senin (21/9/2026).
Daftar Isi
  1. Penanganan Jalan Jadi Perhatian Pemprov Lampung
  2. Sejumlah Ruas Jalan Provinsi Masuk Penanganan
  3. Jalan Ponco Warno-Purwosari Dapat Rp4,8 Miliar
  4. Jihan Minta Dukungan dan Doa Jamaah

LAMPUNG TENGAH – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menghadiri Pengajian Akbar Haul Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani yang digelar Pondok Pesantren Roudlotussholihin di Desa Purwosari, Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah, Senin (21/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Jihan mengapresiasi keluarga besar Pondok Pesantren Roudlotussholihin yang dinilai konsisten menggelar kegiatan keagamaan melalui semangat kemandirian dan gotong royong.

Jihan mengatakan kegiatan yang dilaksanakan pesantren tersebut menjadi contoh bahwa sebuah agenda yang melibatkan masyarakat dapat berjalan melalui partisipasi dan kolaborasi berbagai pihak.

“Atas nama pemerintah dan pribadi, saya menyampaikan rasa bangga dan respek yang luar biasa. Pondok pesantren dan keluarga besar terus berkomitmen menyelenggarakan kegiatan ini dengan kemandirian, berdiri di kaki sendiri tanpa bergantung pada bantuan pemerintah,” kata Jihan.

Menurutnya, semangat tersebut juga menjadi pembelajaran bagi pemerintah dalam menyelenggarakan berbagai program dan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia kemudian menyinggung pelaksanaan Festival Krakatau yang digelar Pemerintah Provinsi Lampung sebagai salah satu contoh kegiatan yang dapat terlaksana melalui kolaborasi banyak pihak.

Penanganan Jalan Jadi Perhatian Pemprov Lampung

Selain berbicara mengenai kegiatan keagamaan, Jihan turut menyampaikan perkembangan penanganan infrastruktur jalan di Lampung Tengah.

Ia mengatakan persoalan jalan menjadi salah satu pekerjaan yang sejak awal mendapat perhatian Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal bersama dirinya.

“Memang perkara atau permasalahan jalan sejak Pak Gubernur, saya, dan teman-teman sangat sadar betul bahwa jalan adalah prioritas yang harus pertama kita selesaikan, kita urai,” kata Jihan.

Meski demikian, Jihan menyebut penanganan seluruh ruas jalan tidak dapat dilakukan secara bersamaan. Pemerintah harus mengerjakannya secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan dan skala prioritas pembangunan.

Untuk Lampung Tengah, Jihan menyampaikan pemerintah provinsi mengalokasikan anggaran lebih dari Rp300 miliar pada 2026 untuk penanganan jalan.

Menurutnya, alokasi tersebut mempertimbangkan kondisi Lampung Tengah yang memiliki wilayah cukup luas, jumlah penduduk yang besar, serta jaringan jalan yang membutuhkan penanganan.

Sejumlah Ruas Jalan Provinsi Masuk Penanganan

Beberapa ruas jalan provinsi di Lampung Tengah yang disebut masuk dalam program penanganan antara lain Padang Ratu, Kalirejo-Pringsewu, Kalirejo-Bekri, Kalirejo-Padang Ratu, Padang Ratu-Pekurun Udik, serta Padang Ratu-Gunung Sugih.

Jihan mengatakan penanganan ruas jalan provinsi akan dilanjutkan pada tahun berikutnya.

“Insyaallah berkelanjutan tahun depan sampai ruas provinsi ini tuntas 99 persen,” katanya.

Ia juga mengakui masih terdapat pekerjaan rumah pada ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten.

Karena itu, setelah penanganan jalan provinsi berjalan, Pemprov Lampung akan terus mendorong koordinasi dan membantu pemerintah kabupaten dalam mempercepat perbaikan ruas jalan sesuai kewenangan masing-masing.

Jalan Ponco Warno-Purwosari Dapat Rp4,8 Miliar

Dalam kesempatan tersebut, Jihan secara khusus menyampaikan kondisi ruas Ponco Warno-Purwosari yang menjadi salah satu akses menuju kawasan Pondok Pesantren Roudlotussholihin.

Menurut Jihan, ruas jalan tersebut mendapatkan alokasi sekitar Rp4,8 miliar pada 2026 untuk penanganan sepanjang kurang lebih 3 kilometer.

Ia meminta pihak-pihak terkait, termasuk unsur legislatif, ikut mengawal proses pembangunan agar anggaran yang telah dialokasikan dapat direalisasikan sesuai perencanaan.

“Saya minta teman-teman untuk mengawal pelaksanaan pembangunan yang sudah dianggarkan Rp4,8 miliar itu, sekitar 3 kilometer, untuk dilaksanakan sebaik-baiknya,” ujar Jihan.

Ia menambahkan, apabila penanganan ruas tersebut berjalan sesuai rencana, masih terdapat sekitar 3 kilometer jalan yang perlu diselesaikan pada tahun berikutnya.

Penyelesaian secara bertahap diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat menuju kawasan pesantren sekaligus mendukung mobilitas warga di wilayah tersebut.

Jihan Minta Dukungan dan Doa Jamaah

Menutup penyampaiannya, Jihan meminta doa dari para jamaah agar pemerintah daerah dapat menjalankan tugas dan amanah yang diberikan masyarakat.

Ia berharap jajaran pemerintah dapat menjalankan pemerintahan dengan adil serta tetap berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Semoga tumpah ruah juga doa kepada kami yang berada di posisi ini untuk bisa menjadi pemimpin yang adil, menjadi pemimpin yang amanah, dan betul-betul bisa mewujudkan harapan masyarakat seluruhnya,” pungkasnya.

Penanganan infrastruktur jalan di Lampung Tengah menjadi salah satu bagian dari agenda pembangunan daerah yang dilakukan secara bertahap. Sementara itu, untuk ruas jalan yang menjadi kewenangan kabupaten, pemerintah provinsi dan pemerintah daerah diharapkan terus berkoordinasi agar penanganannya dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Mungkin Anda Suka