News

PLN Perluas Pemanfaatan Listrik untuk Pertanian hingga Pariwisata di Lampung

PLN UID Lampung memperluas pemanfaatan listrik untuk mendukung pertanian, pelayanan publik, pariwisata, dan ekonomi masyarakat.

PLN UID Perluas Pemanfaatan Listrik untuk Pertanian hingga Pariwisata di Lampung
Audiensi Sinergitas Percepatan Jaringan Kelistrikan Daerah antara PLN UID Lampung dan Pemerintah Provinsi Lampung di Mahan Agung, Bandarlampung, Rabu (7/10/2026). | Foto: PLN Lampung
Daftar Isi
  1. Rasio Elektrifikasi Lampung Capai 99,8 Persen
  2. Listrik Dukung Produktivitas Pertanian
  3. Pemprov Lampung Perkuat Koordinasi dengan PLN

LampungInsight.net — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung memperluas pemanfaatan energi listrik untuk mendukung berbagai sektor produktif di Provinsi Lampung. Pengembangan tersebut mencakup kebutuhan pertanian, pelayanan publik, pariwisata, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

General Manager PLN UID Lampung Noer Soeratmoko mengatakan penguatan infrastruktur kelistrikan perlu berjalan seiring dengan arah pembangunan daerah. Karena itu, PLN terus memperkuat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Lampung agar pengembangan jaringan dapat menjawab kebutuhan di berbagai sektor.

“Bersama Pemerintah Provinsi Lampung, kami memperkuat sinergi guna memastikan pengembangan jaringan listrik berjalan selaras dengan kebutuhan pertanian, pelayanan publik, pariwisata, hingga aktivitas ekonomi masyarakat,” kata Noer Soeratmoko di Bandar Lampung, Rabu, 7/10/2026.

Menurut Noer, pembangunan infrastruktur kelistrikan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan penerangan. Keandalan listrik juga berperan dalam menopang aktivitas ekonomi sekaligus mendorong peningkatan produktivitas masyarakat.

“Kami siap mendukung arah pembangunan Provinsi Lampung melalui penyediaan listrik yang andal dan berkualitas, termasuk memperluas pemanfaatan listrik untuk menggerakkan sektor-sektor produktif,” kata dia.

Ia menegaskan PLN terbuka untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan listrik di sejumlah sektor yang berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat.

“Oleh karena itu kami siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung untuk mendukung kebutuhan tenaga listrik sektor pertanian, pelayanan publik, kawasan pariwisata, hingga memperluas akses bagi masyarakat yang belum terjangkau jaringan,” ucap Noer.

Rasio Elektrifikasi Lampung Capai 99,8 Persen

Dari sisi akses, rasio elektrifikasi di Provinsi Lampung saat ini telah mencapai sekitar 99,8 persen. Angka tersebut menunjukkan sebagian besar masyarakat telah mendapatkan akses listrik, meskipun masih terdapat wilayah yang membutuhkan perluasan jaringan.

PLN bersama pemerintah daerah masih mendorong pemerataan akses, termasuk bagi masyarakat yang tinggal di lokasi yang belum tersambung jaringan kelistrikan.

“Salah satunya melalui percepatan Program Strategis Nasional (PSN) Listrik Desa, termasuk mengupayakan solusi bagi permukiman yang berada di kawasan hutan dengan tetap memperhatikan ketentuan lingkungan dan perizinan,” pungkasnya.

Perluasan akses tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya PLN untuk memastikan pembangunan kelistrikan tidak hanya terkonsentrasi di wilayah yang telah berkembang.

Listrik Dukung Produktivitas Pertanian

Pemanfaatan listrik juga diarahkan untuk memperkuat sektor pertanian Lampung. Salah satu bentuknya adalah penggunaan tenaga listrik untuk mendukung sistem pompa irigasi.

Pemanfaatan tersebut diharapkan dapat membuat proses pengairan lahan menjadi lebih efisien dan pada saat yang sama memberikan peluang bagi petani untuk meningkatkan produktivitas.

“Di sisi lain, pengembangan jaringan turut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan fasilitas publik seperti sekolah dan puskesmas serta kawasan pariwisata dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat,” imbuhnya.

Dengan pengembangan jaringan yang disesuaikan dengan kebutuhan wilayah, PLN menargetkan infrastruktur kelistrikan dapat memberikan dukungan lebih luas terhadap kegiatan masyarakat dan sektor ekonomi produktif.

Pemprov Lampung Perkuat Koordinasi dengan PLN

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan ketersediaan infrastruktur listrik merupakan salah satu unsur penting dalam menunjang pembangunan daerah.

Pemerintah Provinsi Lampung, kata dia, akan terus melakukan koordinasi dengan PLN, terutama ketika terdapat kendala dalam pembangunan jaringan di lapangan.

“Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat koordinasi dengan PLN, termasuk membantu penyelesaian kendala pembangunan jaringan di lapangan,” ucap dia.

Rahmat juga berharap pengembangan infrastruktur kelistrikan dapat disusun sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan Provinsi Lampung.

“Dukungan listrik sangat penting untuk memperkuat sektor pertanian, meningkatkan pelayanan publik, sekaligus memperluas akses bagi masyarakat yang belum terjangkau jaringan. Pemerintah Provinsi Lampung siap memperkuat koordinasi dan membantu penyelesaian berbagai kendala di lapangan,” katanya.

Mungkin Anda Suka