LAMPUNG INSIGHT – Gelaran Indonesian Drift Series (IDS) Sumatra 2026 di Kabupaten Lampung Selatan dinilai mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata daerah melalui konsep sport tourism.
Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lampung Selatan, Tri Umaryani mengatakan dampak penyelenggaraan ajang drifting nasional tersebut langsung dirasakan berbagai sektor, mulai dari pariwisata hingga pelaku usaha lokal.
Menurut dia, tingkat hunian hotel di sejumlah kawasan mengalami peningkatan signifikan sejak berlangsungnya event otomotif tersebut.
Baca Juga: Duta Bahasa Lampung 2026 Resmi Dinobatkan, Angkat Literasi dan Bahasa Daerah
“Ini bukan sekadar meningkatkan daya tarik wisata. Kemarin kami juga berdiskusi dengan beberapa tamu yang datang dan ternyata tingkat hunian hotel sudah full booked,” kata Tri Umaryani di Kalianda, Sabtu (23/5/2026).
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi peluang besar bagi daerah dalam mengembangkan potensi sport tourism yang selama ini mulai berkembang di Lampung Selatan.
Selain sektor perhotelan, dampak ekonomi juga dirasakan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang membuka lapak di sekitar lokasi kegiatan.
Baca Juga: Prabowo Panen Raya Udang Vaname di Kebumen, Tambak Hasilkan 40 Ton per Hektare
Tri menjelaskan keberhasilan IDS Sumatra 2026 menjadi contoh nyata kolaborasi pentahelix antara pemerintah, swasta, komunitas, akademisi, dan media dalam menghadirkan event berskala nasional.
“Terima kasih untuk IDS dan pihak swasta. Ini contoh konkret bagaimana acara besar bisa hadir lewat kolaborasi bersama,” ujarnya.
Ajang IDS Sumatra 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi drifting, tetapi juga diramaikan berbagai agenda pendukung seperti car meet up, hiburan musik, hingga kehadiran figur publik nasional.
Konsep tersebut dinilai efektif menarik minat wisatawan dan kalangan muda untuk datang ke Lampung Selatan.
Pemerintah daerah bersama panitia juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung guna memastikan kenyamanan pengunjung selama acara berlangsung.
Baca Juga: Pemprov Lampung Beri Diskon Pajak Kendaraan dan Balik Nama Mulai Juni 2026
Fasilitas yang disiapkan meliputi akses jalan, area parkir, pengamanan, hingga layanan kesehatan di sekitar lokasi kegiatan.
Salah seorang pelaku UMKM di lokasi acara, Siska (24), mengaku penjualan dagangannya meningkat drastis selama event berlangsung.
Ia mengatakan tingginya jumlah pengunjung membuat produk yang dijual habis dalam waktu singkat.
“Hotel-hotel ramai, lapak UMKM juga penuh pembeli. Saya berharap kegiatan seperti ini sering diadakan lagi karena sangat membantu ekonomi masyarakat kecil,” kata Siska.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap event olahraga otomotif seperti IDS Sumatra dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata daerah.
Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, kegiatan tersebut juga dianggap mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal serta memperkuat citra Lampung Selatan sebagai destinasi sport tourism di Sumatera.







