Daftar Isi
LampungInsight.net – Kepolisian Resor (Polres) Lampung Selatan memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas bagi pelajar sebagai upaya mencegah kecelakaan yang melibatkan anak di bawah umur.
Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP M Erza Trisyahputra Nasution mengatakan, edukasi dilakukan secara rutin melalui program Police to School yang menyasar pelajar di sejumlah sekolah.
Menurut Erza, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya kepolisian untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
“Kami melibatkan pihak sekolah untuk mengimbau para siswa agar selalu menjaga keselamatan dan memperhatikan ketertiban berlalu lintas,” kata Erza di Kalianda, Senin dilansir dari Antara.
Polisi Lakukan Pengamanan pada Jam Rawan
Selain memberikan edukasi di sekolah, Satlantas Polres Lampung Selatan juga melakukan pengamanan pada jam-jam yang dinilai memiliki potensi gangguan lalu lintas.
Pengamanan antara lain dilakukan pada sore hari ketika pelajar mulai meninggalkan sekolah dan aktivitas kendaraan di jalan raya meningkat.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya preventif untuk mengantisipasi kecelakaan maupun gangguan lalu lintas di sejumlah lokasi.
Namun, Erza mengatakan kecelakaan yang melibatkan dua pelajar di Jalan Umum Simpang Empat Gontor, Desa Tajimalela, Kecamatan Kalianda, pada Kamis (24/9/2026), terjadi di luar titik yang sebelumnya dipetakan sebagai lokasi rawan.
Dua Pelajar Terlibat Kecelakaan
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 15.50 WIB dan melibatkan dua pelajar berinisial ID (15) dan RJ (16) yang sedang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat.
Sepeda motor yang ditumpangi keduanya terlibat kecelakaan dengan sebuah truk Hino di kawasan persimpangan.
Menurut Erza, kecelakaan terjadi setelah sepeda motor tersebut bersinggungan dengan bagian samping kendaraan truk.
Dalam kejadian itu, ID mengalami luka berat dan meninggal dunia setelah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara RJ menjalani perawatan.
Personel Satlantas yang sebelumnya melakukan pengamanan pada jam rawan sore di sekitar wilayah tersebut kemudian turut membantu proses evakuasi korban.
“Kecelakaan tersebut terjadi bukan di titik yang kami petakan sebagai lokasi rawan,” kata Erza.
Orang Tua Diminta Awasi Anak
Erza menekankan bahwa upaya mencegah kecelakaan yang melibatkan pelajar tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian.
Menurutnya, orang tua memiliki peran penting karena pengawasan terhadap anak juga dimulai dari lingkungan keluarga.
“Kami berharap seluruh orang tua selalu memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya, terutama saat menggunakan kendaraan,” ujarnya.
Pengawasan tersebut dinilai penting, terutama ketika anak menggunakan kendaraan bermotor untuk beraktivitas sehari-hari.
Keselamatan Pelajar Membutuhkan Peran Bersama
Polres Lampung Selatan terus mendorong sinergi antara kepolisian, sekolah dan keluarga dalam meningkatkan keselamatan pelajar di jalan raya.
Edukasi melalui program Police to School menjadi salah satu sarana untuk memberikan pemahaman langsung kepada siswa mengenai tertib berlalu lintas.
Di sisi lain, pengawasan orang tua terhadap penggunaan kendaraan serta kepatuhan pelajar terhadap aturan lalu lintas juga menjadi bagian penting dari pencegahan kecelakaan.
Melalui kombinasi edukasi, pengawasan dan langkah preventif di lapangan, kepolisian berharap kesadaran keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar semakin meningkat sehingga risiko kecelakaan dapat ditekan.








