News

Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Pelajar SMP Tewas Usai Truk Pasir Tabrak Lima Kendaraan

Kecelakaan di Pekon Podosari, Pringsewu, menewaskan dua pelajar SMP. Lima kendaraan terlibat dan polisi menyelidiki dugaan rem blong.

Kecelakaan Pringsewu: Dua Pelajar Tewas, Lima Kendaraan Terlibat
Tabrakan beruntun melibatkan lima kendaraan di Pringsewu, Lampung. (Dok. Istimewa)
Daftar Isi
  1. Dua Pelajar Meninggal di Lokasi Kejadian
  2. Lima Kendaraan Terlibat dalam Tabrakan
  3. Polisi Selidiki Dugaan Rem Blong
  4. Pengemudi Truk Masih Dicari

LampungInsight.net – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Pekon Podosari, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Insiden tersebut menewaskan dua pelajar SMP dan menyebabkan seorang remaja lainnya mengalami luka berat.

Kecelakaan terjadi di sekitar Jembatan Way Sekampung. Berdasarkan informasi yang disampaikan kepolisian, sebuah truk Fuso bermuatan pasir diduga mengalami gangguan pengereman ketika melintasi jalan menurun, lalu menabrak sejumlah kendaraan di depannya.

Kasat Lantas Polres Pringsewu, Iptu Adi Wibowo, membenarkan peristiwa tersebut. Meski dugaan rem blong menjadi salah satu fokus penyelidikan, polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan.

Dua Pelajar Meninggal di Lokasi Kejadian

Dua korban meninggal dunia merupakan penumpang sepeda motor Yamaha Mio yang saat kejadian ditumpangi tiga remaja. Keduanya berinisial MZ (13), warga Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, dan RB (14), warga Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah.

Kedua pelajar tersebut dilaporkan meninggal dunia di lokasi akibat luka berat. Sementara itu, pengendara sepeda motor berinisial MR (14) mengalami luka serius.

Ketiga remaja itu kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Mitra Husada untuk mendapatkan penanganan medis.

Benturan keras dalam kecelakaan tersebut membuat sepeda motor yang mereka tumpangi terseret hingga puluhan meter dari titik awal tabrakan. Peristiwa ini menjadi bagian paling fatal dari insiden yang melibatkan sejumlah kendaraan di jalur tersebut.

Lima Kendaraan Terlibat dalam Tabrakan

Polisi mencatat lima kendaraan yang terlibat, yakni satu truk Fuso bermuatan pasir, dua mobil minibus, dan dua sepeda motor.

Selain truk dan Yamaha Mio, kendaraan yang terlibat adalah Toyota Innova bernomor polisi BE 1810 UW, Mitsubishi Pajero BE 1459 UC, serta Honda PCX BE 2938 UAJ.

Pengemudi Toyota Innova dan Mitsubishi Pajero dilaporkan tidak mengalami luka. Sementara pengendara Honda PCX, Novia Arum (36), mengalami luka ringan. Anak Novia yang berusia 10 tahun dilaporkan selamat tanpa mengalami cedera.

Sejumlah kendaraan mengalami kerusakan akibat benturan. Kendaraan yang terlibat kemudian dievakuasi ke Kantor Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Pringsewu untuk kepentingan penyelidikan.

Polisi Selidiki Dugaan Rem Blong

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun di lokasi, truk Fuso bernomor polisi BE 8412 AUH melaju dari arah Kecamatan Sukoharjo menuju Kecamatan Pringsewu.

Ketika melewati jalan menurun, truk tersebut diduga mengalami rem blong sehingga pengemudi kehilangan kendali. Kendaraan berat itu kemudian menabrak sejumlah kendaraan yang berada di depannya.

Namun, dugaan gangguan pengereman tersebut belum menjadi kesimpulan akhir penyelidikan. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami kondisi kendaraan untuk memastikan faktor penyebab kecelakaan.

Iptu Adi Wibowo menyatakan penyelidikan masih berlangsung. Kepolisian juga akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah memperoleh hasil pemeriksaan.

Pengemudi Truk Masih Dicari

Setelah kecelakaan terjadi, pengemudi truk dilaporkan meninggalkan lokasi. Hingga laporan awal diterbitkan, polisi masih menyelidiki keberadaan pengemudi tersebut.

Petugas juga mendalami rangkaian kejadian, termasuk kondisi truk sebelum kecelakaan dan faktor yang menyebabkan kendaraan menabrak beberapa kendaraan sekaligus.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan teknis kendaraan, terutama kendaraan berat yang melintasi jalan menurun. Sistem pengereman, kondisi muatan, dan kelayakan kendaraan merupakan aspek yang perlu dipastikan sebelum kendaraan beroperasi.

Untuk saat ini, penyebab pasti kecelakaan di Pekon Podosari masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Informasi mengenai tanggung jawab pengemudi maupun faktor teknis perlu mengacu pada hasil pemeriksaan resmi, bukan hanya dugaan awal di lokasi kejadian.

Mungkin Anda Suka